Havis, Bos komunitas bagi hasil, Usahaku, sedang karoke sebelum dilaporkan hilang. Foto: tangkapan layar

Batamxinwen, Batam – Diduga kuat, pasangan suami istri Havis dan Martini, pengusaha Batam yang dilaporkan hilang di Medan akhir Desember 2019 lalu, telah merencanakan penipuan.

Hal itu terungkap dari sebuah video berisi rekaman Havis sedang melantunkan lagu dangdut di sebuah ruangan karoke. Dalam video berdurasi 5 menit 8 detuk itu, di akhir lagu yang dinyanyikannya, di menit ke 3 detik ke 6 Havis menyebut rencananya yang diduga niatnya melakukan penipuan.

“Asyik, ni besok kena kibul di group ni,” kata Havis yang dalam video mengenakan kaos hitam dan bertopi hitam. Dalam video terlihat beberapa wanita berhijab yang disebut-sebut sebagai konsultan komunitas bahi hasil, Usahaku.

Video tersebut didapat Batamxinwen.com dari seorang member Usahaku yang sekarang berdomisili di Taiwan.

“Video itu saya dapat dari group whatsapp dan diunggah di facebook salah satu member,” kata Yanie pada Batamxinwen.com, Senin (13/1) via whatsapp.

Komunitas investasi nagi hasil Usahaku yang dibuat Havis dan istrinya, Martini, disebut-sebut memiliki sekitar 2000 member yang menanamkan investasi beekisar Rp 1 juta hingga puluhan juta rupiah. Membernya tersebar di beberapa kota di Indonesia hingga di luar negeri.

“Kebanyakan membernya adalah TKI yang berada di luar negeri seperti Taiwan, Hongkong, dan Korea,” ujar Yani. (jkf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here