Ilustrasi kesusahan air. Foto/BX/IST

BatamXiwen, Batam – Warga Saguba, Kecamatan Sagulung, kecewa dengan pelayanan PT Adhya Tirta Batam (ATB). Sebab, belakangan ini air yang mengalir ke warga alirannya sangat kecil. Untuk itu warga berniat akan melakukan aksi ke kantor PT ATB.

“Sudah cukup kami rasa, pelayanan ATB tidak membuahkan hasil. Kami tidak pernah telat bayar tagihan air. Tetapi air di siang hari tak pernah hidup dan itu sudah bertahun-tahun,” kata Mansur, warga Saguba Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Rabu (14/8/2019).

Mansur mengatakan, kesabaran masyarakat telah habis, karena itu warga RW 07, 10, 11 dan RW 13 akan melakukan unjuk rasa ke kantor ATB Kota Batam pada Kamis (15/8/2019).

“Rencana emak-emak juga ikut unjuk rasa ke Kantor ATB Kota Batam, untuk mencari solusi,” katanya.

Menurut dia, suplai air hidup hanya lancar di waktu malam hari mulai dari pukul 23.00 WIB sampai dengan pukul 04.30 WIB Itu pun suplai air kecil.

Permasalahan air ATB ini, kata Mansur, warga sudah pernah menyurati dan mendatangin kantor cabang ABT di Sp Palaza. Namun alasannya daerah mereka berada di ujung pipa. “Kalau daerah kita berada di ujung Pipa terus apa solusi dari ATB,” kata Mansyur yang juga selaku Ketua RW 11 Sei Lekop.

Hingga berita ini diunggah, Batamxinwen.com masih menunggu konfirmasi dari pihak PT Adhya Tirta Batam.(rega)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here