ilustrasi

Batamxinwen, Kupang – Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) tiba di Bandara El Tari, Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (20/5/2019), sekitar pukul 12.14 Wita langsung mengganti pesawat dan melanjutkan penerbangannya ke Atambua ibu kota Kabupaten Belu.

Bekas Gubernur DKI Jakarta itu dijemput Gubernur NTT, Viktor B Laiskodat, Kapolda NTT Irjen Pol. Raja Erizman dan sejumlah pejabat lainnya.

Pada pukul 12.25 Wita Jokowi yang menggunakan kemeja lengan panjang digulung separuh dan celan berwarna gelap itu turun dari pesawat Kepresidenan dan langsung naik ke pesawat CN milik TNI AU ke Kabupaten Belu. Tepat pukul 12.35 Wita pesawat yang membawa Presiden dan rombongan take off ke Kabupaten Belu.

Mantan Wali Kota Solo itu ke Atambua, Kabupaten Belu, wilayah batas RI-Timor Leste untuk meresmikan Bendungan Rotiklot di wilayah itu.

Bendungan Rotiklot yang terletak di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu itu sudah mulai melakukan pengisian air sejak awal tahun 2019 lalu dengan kapasitas tampung sekitar 3,2 juta meter kubik. bendungan itu akan menyediakan air untuk dibagikan ke lahan sawah seluas 139 hektare dan 500 hektare untuk tanaman palawija serta berfungsi sebagai pengendalian banjir di daerah hilir Ainiba serta mampu mensuplai air baku untuk masyarakat di sekitar Pelabuhan Atapupu sebesar 40 liter per detik.

Pembangunan Bendungan Rotiklot dikerjakan oleh PT Nindya Karya (Persero) dan PT Universal Suryaprima (KSO) dengan konsultan supervisi PT Indra Karya (Persero), PT Patria Jasa Nusaprakarsa dan PT Agra Pasca Rencana KSO. Bendungan tersebut dibangun dengan sumber dana dari APBN tahun anggaran 2015-2018 sebesar Rp496,97 miliar.

Selain meresmikan bendungan, Presiden Joko Widdodo juga dijadwal akan menabur 200.000 benih ikan nila, ikan mujair, dan ikan karper. Juga akan dilakukan penanaman pohon flamboyan, pohon kelor, pohon juwet, pohon pule, dan pohon beringin untuk penghijauan di sekitar area bendungan tersebut. (arh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here