BatamXinwen, Bintan – Tim Laboratorium Forensik Polri Cabang Medan turut ke lokasi kejadian motor yang tabrak pohon hingga terbakar menewaskan dua pengendara di Jalan Trikora, Km 46, Kampung Tanjung Keling, Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Jumat (28/09) sore.

Kedatangan tim laboratorium forensik, untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kenapa motor yang dikendarai dua pengendara atas nama FI (14) dan AA (15) bisa terbakar.

Kepala Labfor Bareskrim Polri Cabang Medan Kombes Pol Wahyu Marsudi di sela Olah TKP mengatakan, sejauh ini pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kejadian terbakar sepeda motor yang merenggut nyawa dua pengendaranya.

“Hasil olah TKP belum bisa kita sampaikan hari ini, karena masih dalam pemeriksaan”,kata Kombes Pol Wahyu.

Usai olah TKP yang mereka lakukan, selanjutnya pihaknya akan ke Batam untuk melakukan autopsi bersama dokter forensik. Hasilnya dari autopsi akan digabungkan dengan hasil dari Olah TKP di lokasi kejadian.

“Hasil olah TKP dan autopsi akan kita kombinasikan,” katanya.

Selain itu, dari olah TKP pihaknya juga akan membawa beberapa serpihan dan sampel foto untuk dimasukkan ke labfor di Medan.

“Hasil dari Labfor Medan baru dikombinasi dengan di sini. Setelah itu akan megerucut untuk dibuat kesimpulan. Kalau sekarang belum bisa menyimpulkan,”Jelasnya.

Ditanya perihal sumber api yang mengakibatkan sepeda motor sampai terbakar, Wahyu mengatakan, sumber api kemungkinan dari tangki sepeda motor. Namun bagaimana tangki bisa memicu api, itu yang pihaknya masih dalami lebih lanjut.

“Tangki kan ada bahan bakar minyak (BBM), tapi bagaimana persisnya sampai ada api, kita masih cari tahu,”Tutupnya (And).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here