Batamxinwen, Batam – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Batam bersama Tempo Institut menggelar program Investigasi Bersama Tempo (IBT) di Politeknik Negeri Batam, Jumat-Sabtu (3-4 April 2019). Di tahun ke-4 digelarnya kegiatan tersebut, IBT diselenggarakan di sembilan kota lainnya. Di antaranya Bandarlampung, Tangerang, Solo, Malang, Mataram, Tarakan, Manado, Ambon, dan Sorong.

Ketua Panitia IBT di Batam, Muhammad Zuhri mengatakan untuk dapat lebih meningkatkan kemampuan jurnalistik, banyak hal yang diperlukan oleh jurnalis. Salah satunya melalui progam ini.

“Para peserta terdiri dari berbagai media yang ada di Batam, selain itu juga ada beberapa mahasiswa serta aktivis ikut serta dalam kegiatan ini,” kata dia.

Program ini merupakan inisiasi bersama antara Tempo Institute dan Free Press Unlimited (FPU) dari Belanda yang memiliki perhatian besar pada isu kebebasan pers dan profesionalisme jurnalis.

Menurut Kepala Pemberitaan Korporat Tempo, Arif Zulkifli, IBT adalah ikhtiar Tempo meluaskan liputan investigasi ke seluruh Indonesia. IBT tahun ini sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena lembaga swadaya yang terlibat lebih banyak.

“Tidak sekadar pendukung, perwakilan organisasi non-pemerintah, tapi juga terlibat dalam menyuplai data, menjadi mentor, hingga membantu verifikasi lapangan,” ujar Arif seperti dilansir dalam Tempo.co.

Tujuan utama program fellowship investigasi ini adalah meningkatkan kemampuan para jurnalis untuk menguasai teknik liputan investigasi. Sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang utuh, mendalam dan bebas kepentingan pihak tertentu ataskarya investigasi. Sehingga akuntabilitas media bisa terus dipertahankan.

Sedangkan tema yang diambil yaitu meraih Akuntabilitas Media Melalui Liputan Investigasi, dengan beberapa sub tema diantaranya korupsi dalam pelayanan dan tata kelola publik, persoalan Sumber Daya Alam, pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) terkait perdagangan manusia dan kasus-kasus kriminal terkait kepentingan publik.

“Setiap peserta dapat memilih sub tema tersebut untuk menjadi usulan liputan investigasi,” kata Arif.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here