Jasad Dana saat dievakuasi dari perairan di depan Pelabuhan Basarnas, Sekupang, Selasa, 20 Oktober 2020. Foto: Tangkapan Layar

Batamxinwen, Batam – Speed boat berbahan viber dengan nama lambung Slodang itu seketika terbalik dan tenggelam, ketika menabrak sepotong kayu yang mengapung di perairan Sekupang, tak jauh dari Pelabuhan Basarnas, Sekupang, Senin, 19 Oktober 2020, dini hari.

Dua pemuda yang berada di dalam boat, Wahyu Perdana alias Dana (30), dan Rizky (17), terpelanting ke laut. Risky berusaha menyelamatkan diri dengan berenang menuju ponton Pelabuhan Basarnas untuk mencari pertolongan. Sementara Dana berusaha memopertahankan boat agar tidak tenggelam dan terbawa arus dengan cara mengikat tangannya dengan tali yang terhubung dengan boat.

“Saat boat terpental saya langsung berenang bang, tapi Dana berusaha menyelamatkan boat tapi ikut tenggelam bersama boatnya” kata Rizky pada Tim SAR gabungan dari TNI AL Lanal Batam, Basarnas, Polair Polda Kepri, dan Bakamla.

Katim SAR Lanal Batam, Kapten Laut (P) Nugroho, mengatakan, pencarian terhadap Dana, korban hilang, langsung dilakukan Tim SAR dibantu warga. “Pimpinan kami saat menerima kabar tersebut Langsung memerintahkan melakukan pencarian dan pada saat itu juga kami bergerak bersama sama, pencarian akan terus di lakukan sampai korban ditemukan,” kata Kapten Nugroho pada Batamxinwen.com, Senin, dini hari.

Namun, hingga Senin petang, Dana belum juga ditemukan. Pencarian dihentikan untuk dilanjutkan keesokan harinya. Selasa, 20 Oktober 2020, pencarian yang dilakukan keluarga Dana dan sejumlah warga dengan cara menyelam membuahkan hasil. Tubuh Dana ditemukan tak bernyawa lagi. Isak tangis pun pecah. Keluarga langsung mengevakuasi mayat Dana ke rumah duka di Kampung Jawa, Kelurahan Sekanak Raya, Kecamatan Belakangpadang. Siangnya, jenazah Dana langsung dikebumikan. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here