BatamXinwen, Batam – Para orang tua saat ini sedang merasa kebingungan mengenai nasib anak-anaknya yang baru saja lulus Sekolah Dasar (SD) hendak melanjutkan ke tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), karena pemerintah sudah melakukan penerapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis Online dengan sistem Zonasi.

Kaitan di dalamnya PPDB Online sistem zonasi ini rupanya banyak menimbulkan keluhan bagi para Orang Tua Murid yang anaknya belum lolos di Sekolah yang diinginkan.

Berkaitan dengan pengumuman hasil PPDB Online lalu, tersiar info melalui pesan grup

“Yang Terhormat: Orang Tua Murid yg tidak di terima Anaknya di SMP NEGRI 16-40-54. SEI BEDUK , di mohon untuk hadir , pada hari RABU Tgl 11juli 2018 di SMP 16. jam 8 pagi . Berhubung bapak WALI KOTA BATAM datang untuk membantu memasukkan Anak anak kita ke SMP NEGERI yg di tentukan. Demikian undangan ini saya buat, Saya ucapkan terima kasih. Hormat Saya: H.Topan Kren Barus.”

Hari ini di halaman Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 16 Kota Batam ramai dipenuhi puluhan Orang Tua Murid yang belum tertampung di Sekolah Negeri.

Salah satu Wali Murid atas nama Adeli di temui BatamXinwen di SMPN 16 (11/07). Diketahui calon siswi bernama Adelia ini belum ada sekolahan yang menerimanya, sedangkan Wali Murid lain sudah sibuk melakukan daftar ulang dan juga membawa anaknya ke Sekolah untuk ukur seragam.

“Hari ini katanya pak Wali Kota akan ke sini (SMPN 16), katanya biar anak kita bisa sekolah, saya yang penting anak bisa sekolah, kemarin daftar penerimaan bina lingkungan (biling) tak lolos, padahal rumah saya itu posisinya di depan SMPN 40,” jelasnya.

Ketentuan dari penerapan sistem biling ini untuk para calon Siswa/siswi yang memang rumahnya berdekatan dengan sekolah yang diminati.

“Ketika kelulusan SD kemarin sudah di arahkan bagaimana mengenai masuk SMP Negeri nanti, diberitahulah untuk masuk SMPN 40, jangan dua kali masukin berkas, takut gak diterima, ternyata tetap saja gak diterima, sampai gak kerja hari ini, karena urus sekolah anak,” tutup pria itu.

Ketua Komite SMPN 16 Sudirman Gultom juga memaparkan hal yang sama kepada BatamXinwen, bahwa jam 13.00 WIB (11/07) Muhammad Rudi Wali Kota Batam akan hadir, untuk memberikan sosialisasi kepada Orang Tua yang anak-anaknya belum diterima di Sekolah Negeri.

“Tujuan acara kita hari ini agar bisa anak-anak yang tempat tinggalnya masuk region Piayu dapat tertampung di SMP negeri,” jelas Gultom.

Selain itu juga dia menyatakan kebenaran mengenai undangan untuk para Orang Tua dalam acara hari ini, “sebelumnya kita undang orang tua murid yang belum tertampung, belum tertampung bukan belum diterima,” tekan pria ini dalam logat khas daerahnya.

SMPN 16 membuat kebijakan mengenai aturan dalam pertemuan tersebut, yakni hanya satu perwakilan saja dari setiap murid yang hadir diacara sosialisasi yang menghadirkan Wali Kota Batam.

“Cuma kita kasih perwakilan orang tua wali murid satu saja, anaknya tidak usah ikut, tidak usah liat,” tutupnya.

Diketahui untuk SMPN 16 masih ada sekitar 361 anak yang belum tertampung, dan yang lulus sesuai daya tampung SMPN 16 sudah 288 anak yang test 600 lebih, sedangkan kapasitas kelas setiap tingkatnya hanya 8 ruangan.(Adt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here