Walikota Batam M. Rudi menandatangani prasasti peresmian Vihara Samudera Dharma alias Cuikao Pekong yang terletak di Kampung Mentarau Kota Batam. Foto: BX/CF.

Batamxinwen, Batam – Walikota Kota Batam Muhammad Rudi memimpin peresmian Vihara Samudera Dharma yang terletak di Kampung Tiban Mentarau, Kota Batam, Senin (8/7) pagi.

Upacara peresmian vihara yang dikenal luas dengan sebutan Cuikao Pekong itu dilaksanakan di panggung kesenian vihara tersebut dengan penandatangan prasasti oleh Rudi, yang disaksikan sejumlah pejabat Muspida, tokoh agama dan masyarakat.

Turut hadir dalam upacara tersebut Kakanmendag Kota Batam Zulkarnaen, Anggota DPD RI Haripinto Taniwidjaja, Anggota DPRD Provinsi Kepri Asmin Patros, Anggota DPRD Kota Batam Hendra Asman, Sekretaris FKUB Kota Batam Khairuddin Nasution, tokoh masyarakat Sri Sudarsono, tokoh pendiri sekaligus ketua yayasan Hartoyo Aheng dan sejumlah pejabat Muspida Kecamatan Sekupang serta tamu undangan lainnya.

Rudi beserta rombongan tiba pada pukul 09.30 WIB di komplek vihara dengan luas tanah mencapai 2 hektar tersebut, disambut oleh segenap pengurus yayasan diiringi tarian barongsai yang cukup meriah.

Kemudian, tarian sekapur sirih dibawakan oleh murid-murid Sekolah Bodhi Dharma sebagai pembukaan upacara dan penyambutan kepada Walikota Batam.

Rudi dalam sambutan menyatakan, Pemerintah Kota Batam mengharapkan vihara baru ini bisa menjadi pemersatu umat Budha khususnya dan umat lainnya pada umumnya di Kota Batam, agar terpelihara keamanan dan kenyamanan di kota pariwisata ini.

Menurutnya, keamanan Kota Batam berada di tangan kita bersama. Pariwisata butuh keamanan yang terjamin. Hal ini menjadi tanggung jawab bersama.

“Satu pesan saya sampaikan kepada pengurus vihara, yaitu di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Karena vihara ini berdiri di tanah Sekupang, komunikasilah dengan warga sini. Masalah sosial harus dipisahkan dengan agama, asal sosial baik, pariwisata sini akan berkembang. Warga akan mendukung.” ucapnya.

Selain itu, Rudi juga menyarankan kepada pengurus yayasan tersebut untuk melengkapi sarana infrastruktur jalan untuk akses ke vihara. Dan Pemerintah Kota Batam akan memberi bantuan terkait hal tersebut.

Dia mengatakan, “agar vihara ini bisa semakin menarik dikunjungi wisatawan, akses jalan masuk yang sudah ada harus ditambah jalan keluarnya. Jalan yang kita bangun asalkan masih digunakan orang itu pahala untuk kita.”

Setelah memberi sambutan, Rudi segera menandatangani prasasti peresmian gedung baru Vihara Samudera Dharma disaksikan para tamu undangan.

Selain peresmian gedung baru, Vihara Samudera Dharma pada hari ini juga merayakan Hari Ulang Tahun yang ke-29.

Selamat Cuikao Pekong! (CF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here