ist

Batamxinwen, Batam – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menerapkan peraturan dan persyaratan bagi calon penumpang yang akan menggunakan kapal PT Pelni. Aturan dan syarat ini diterapkan untuk perketatan pencegahan Covid-19.

Plh Kepala Operasional PT Pelni Cabang Batam, Adam Izzuddin, mengatakan, syarat dan aturan yang wajib dipenuhi oleh calon penumpang adalah melampirkan hasil rapid test, mengisi Corona Likelihood Metric (CLM), dan menginstal aplikasi E-HAC. Namun, kata Adam, aturan yang diterapkan pada setiap rute pelayaran berbeda.

“Tiap daerah tujuan pelayaran masing-masing berbeda aturan. Pelayaran dengan tujuan Tanjung Priok, Jakarta, penumpang wajib rapid test, mengisi CLM, dan menginstal E-HAC. Berbeda dengan tujuan pelayaran lainnya seperti tujuan Surabaya, Makasar, Larantuka, dan Kupang, penumpang hanya wajib rapid tes dan menginstal E-HAC. Sedangkan pelayaran tujuan Maumere, penumpang hanya wajib rapid test, menuliskan alamat lengkap di tempat tujuan, dan menginstal E-HAC,” ujarnya.

Selain aturan dan syarat untuk pencegahan Covid-19, syarat umum yang harus dipenuhi calon penumpang adalah:

1. menunjukan KTP atau pengenal diri asli.

2. Mengisi formulir pembelian tiket dan mengisi surat pernyataan perjalanan kapal laut, disediakan oleh PT Pelni.

3. Menginstal aplikasi E-HAC dan peduli lindungi di android.

4. Menunjukan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil non reaktif, berlaku 14 hari.

5. Penumpang tujuan Jakarta wajib mengunduh dan mengisi Corona Likelihood Matric (CLM) melalui aplikasi JAKI atau website http://website rapidtest-corona.jakarta.go.id

6. Melengkapi semua persyaratan protokol kesehatan, jika tidak, maka tidak dilayani.

7. Penumpang wajib datang 4 jam sebelum keberangkatan dan pembatalan tiket selambat-lambatnya 5 jam sebelum keberangkatan.

Untuk sementara waktu, pembelian tiket hanya melalui loket tiket di Kantor PT Pelni Cabang Batam, Sekupang. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here