Weky Chandra sedang makan Cabai Carolina Reaper, Foto: Tangkapan Layar

Batamxinwen, Batam – Pemuda asal Batam, Weky Chandra (27), disebut-sebut meninggal dunia setelah makan cabai terpedas di dunia, Carolina Reaper. Jenazah Weky dikremasikan pada Kamis (9/1).

“Sudah dikremasikan hari Kamis kemarin,” kata salah satu petugas rumah duka Yayasan Sosial Budhi Bhakti Batam, Batu Batam, tempat jenazah Weky sempat disemayamkan, pada Batamxinwen.com, Jumat (10/1).

Weky diduga meninggal dunia setelah menyantap satu buah cabai Carolina Reaper di salah satu restoran yang belum diketahui lokasi tepatnya. Hingga berita ini diunggah Batamxinwen .com masih berusaha mengumpulkan informasi terkait kebenaran penyebab meninggalnya Weky seperti yang disebut-sebut.

Aksi menyantap cabai terpedas itu sempat direkam dalam sebuah video yang beredar di sejumlah media sosial dan WAG. Dalam video berdurasi 2 menit 50 detik itu terihat Weky dan beberapa orang temannya sedang berada di sebuah restoran.

Di awal video, Weky terlihat memegang sebuah cabai Caroline Reaper dan langsung memakannya. Tak lama, Weky langsung merasa kepedasan yang luar biasa. Ia meraih sebotol mineral dan langsung meminumnya. Weky masih kepedasan. Ia meraih sekaleng susu dan meminumnya.

Tak diketahui persis kapan aksi Weky makan cabai itu direkam. Lalu, kabar meninggalnya Weky kemudian viral di media sosial.

Pada 2013 lalu, Carolina Reaper pernah makan korban, seperti dilansir Luputan6.com, seorang pria nekat melahap cabai terpedas di dunia dalam sebuah kontes. Celakanya, keberanian pria 34 tahun tersebut harus dibayar mahal karena tak lama ia terkapar dan dilarikan ke rumah sakit. Ia mengalami sakit kepala “thunderclap” akibat penyempitan mendadak dari pembuluh darah yang memasok darah ke otak. Kondisi ini dikenal sindrom vasokonstriksi serebral reversibel (RCSV).

Dalam kontes makan cabai di New York State, Amerika Serikat, pria itu makan satu cabai Carolina Reaper. Pria yang tak disebutkan namanya ini mengalami nyeri leher yang parah selama beberapa hari disertai sakit kepala yang berat. Tak tahan dengan sakit kepala, ia memeriksakan diri ke rumah sakit.

CT scan menunjukkan, beberapa arteri di otak telah menyempit, dilansir dari BBC, Rabu (11/4/2018). Gejala sakit kepala itu sembuh sendiri. Hasil CT scan lima minggu kemudian menunjukkan, arteri telah kembali ke ukuran normal.

Cabai terpedas di dunia yang dimakan pria itu tercatat dalam Guinness World Records pada 2013. Ed Currie dari Pucker Butt Pepper Company di South Carolina menanam Carolina Reaper selama sepuluh tahun. (jkf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here